Merdeka.com - Citizen Lab mengaku benar-benar menemukan FinFisher pada
jaringan protocol internet milik Telkom dan Biznet namun belum merupakan bukti
bahwa Indonesia telah mengoperasikan Fin Fisher.
FinFisher atau dikenal juga dengan FinSpy,
adalah perangkat lunak pengintai yang dipasarkan oleh Gamma International,
sebuah perusahaan software dengan Gamma cabang International Ltd yang berbasis
di Inggris di Andover, Inggris.
Gamma International adalah anak perusahaan
dari Grup Gamma, yang mengkhususkan diri dalam pengawasan dan pemantauan,
termasuk peralatan, perangkat lunak dan pelatihan.
"Citizen Lab justru mengaku ingin
menanyakan kepada Indonesia, khususnya Telkom dan Biznet mengapa FinFisher ada
di mereka dan untuk apa software tersebut diletakkan di kedua internet service
provider (ISP) tersebut," ujar Masashi Crete, Researcher Manager Citizen
Lab, di sela-sela ajang Internet Governance Forum, Rabu (23/10).
Masashi juga mengungkapkan saat ini
Citizen Lab mengaku tengah menyusun background document tentang FinFisher di
Indonesia karena beberapa negara juga sudah diriset oleh Citizen Lab dan
hasilnya ada di website resminya.
Menurut dia, saat ini, berdasarkan testing
Citizen Lab, software FinFisher masih tertanam di jaringan milik Telkom dan
Biznet meskipun pihak Telkom dan Biznet telah membantah hal tersebut, tetapi
apakah itu masih aktif atau tidak dan digunakan untuk apa, masih harus
ditanyakan pada ISP tersebut.
Sebelumnya, Dirut Telkom Arief Yahya
mengatakan tudingan yang menyebutkan bahwa Telkom memasang alat 'spy' pada
server sama sekali tidak benar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar