Merdeka.com - Dalam usahanya untuk mengaliri nusantara dengan akses
internet, Telkom baru saja mendirikan pusat pelatihan internet (BLC) di
berbagai daerah. Salah satunya, terdapat di beberapa sekolah dan pesantren di
Indonesia.
Seperti yang dilansir oleh Antara (24/10), hal ini dilakukan untuk
mempercepat penyebaran aplikasi internet di masyarakat. Selain itu, juga
berguna untuk memperluas akses internet hingga daerah terpencil.
"Percepatan penyebaran kesempatan untuk mendapatkan layanan
akses internet itu secara merata, bukan hanya di perkotaan tapi juga bertahap
dan berkelanjutan hingga ke pelosok daerah," kata Kepala Wilayah
Telekomunikai (Kawitel) Telkom Priangan Timur, Afianto.
Salah satu pesantren yang beruntung tersebut adalah Pondok
Pesantren Nurul Huda yang terletak di Kecamatan Singaparna, Kabupaten
Tasikmalaya. Pesantren ini dipilih Telkom sebagai Pusat Pelatihan Internet
(BLC) dengan diberikan akses dan sarana internet super cepat.
Dengan hal ini, berarti Telkom telah memasang lebih dari 1136
akses poin di kawasan Tasikmalaya termasuk Singaparna. Adapun rincinya adalah
e-government sebanyak 215 unit, perhotelan sebanyak 392 unit, kampus sebanyak
187 unit, kantor polisi sebanyak 172 unit, sekolah sebanyak 82 unit.
Nantinya, Telkom juga akan menyasar para pelaku UKM untuk
dikenalkan dengan internet. Dengan begitu, diharapkan makin banyak saja
orang-orang yang terbuka aksesnya terhadap internet.
"Salah satu focus kita kedepan adalah memberikan kemudahan
layanan internet kepada pelaku - pelaku para UKM yang ada di Tasikmalaya yang
dianggap cukup potensial saat ini. Karena berdasarkan data empiris mengatakan
bahwa setiap pertumbuhan 10 persen broadband akan berdampak terhadap
pertumbuhan ekonomi sebesar 0,8 persen," kata Afianto.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar