Selasa, 29 Oktober 2013

Telkom Jadikan Pesantren sebagai Pusat Pelatihan Internet

Merdeka.com - Dalam usahanya untuk mengaliri nusantara dengan akses internet, Telkom baru saja mendirikan pusat pelatihan internet (BLC) di berbagai daerah. Salah satunya, terdapat di beberapa sekolah dan pesantren di Indonesia.
Seperti yang dilansir oleh Antara (24/10), hal ini dilakukan untuk mempercepat penyebaran aplikasi internet di masyarakat. Selain itu, juga berguna untuk memperluas akses internet hingga daerah terpencil.
"Percepatan penyebaran kesempatan untuk mendapatkan layanan akses internet itu secara merata, bukan hanya di perkotaan tapi juga bertahap dan berkelanjutan hingga ke pelosok daerah," kata Kepala Wilayah Telekomunikai (Kawitel) Telkom Priangan Timur, Afianto.
Salah satu pesantren yang beruntung tersebut adalah Pondok Pesantren Nurul Huda yang terletak di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Pesantren ini dipilih Telkom sebagai Pusat Pelatihan Internet (BLC) dengan diberikan akses dan sarana internet super cepat.
Dengan hal ini, berarti Telkom telah memasang lebih dari 1136 akses poin di kawasan Tasikmalaya termasuk Singaparna. Adapun rincinya adalah e-government sebanyak 215 unit, perhotelan sebanyak 392 unit, kampus sebanyak 187 unit, kantor polisi sebanyak 172 unit, sekolah sebanyak 82 unit.
Nantinya, Telkom juga akan menyasar para pelaku UKM untuk dikenalkan dengan internet. Dengan begitu, diharapkan makin banyak saja orang-orang yang terbuka aksesnya terhadap internet.

"Salah satu focus kita kedepan adalah memberikan kemudahan layanan internet kepada pelaku - pelaku para UKM yang ada di Tasikmalaya yang dianggap cukup potensial saat ini. Karena berdasarkan data empiris mengatakan bahwa setiap pertumbuhan 10 persen broadband akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 0,8 persen," kata Afianto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar