Minggu, 20 Oktober 2013

Telkom Perkuat Infrastruktur TIK untuk BPR

Merdeka.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) menandatangani Memorandum of Understanding untuk kerja sama modernisasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Kerjasama ditandatangani oleh Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin dan Joko Suyanto selaku Ketua Umum DPP Perbarindo bersamaan dengan penyelenggaraan Rakernas Perbarindo di Manado, 17-18 Oktober 2013.

Menurut Awaluddin, kerjasama ini dilakukan dalam rangka modernisasi BPR dalam upaya mendorong dan kemudahan akses bagi UMKM dalam menghadapi persaingan global.

"BPR harus memiliki kemampuan bersaing dalam industri perbankan, untuk itu pemanfaatan TIK dalam operasionalisasi BPR menjadi sebuah keharusan" ujarnya kepada merdeka.com melalui BlackBerry Messenger, Jumat (18/10).

Kerjasama ini, tambahnya, akan memberikan dampak positif bagi kinerja lebih 1.600 BPR ,termasuk 6.400 kantor unit BPR di seluruh Indonesia.

Kerjasama meliputi penyiapan jaringan konektivitas, core banking system (PaaS), cloud services (IaaS, SaaS), managed application, penyediaan layanan contact center dan pengembangan bisnis baru bagi BPR dalam hal penyediaan layanan PPOB (payment point online banking) dan layanan remittance.

Telkom sendiri dalam program BPR SATU (sarana transaksi keuangan anda) telah menjaring kurang lebih 52 BPR dgn hampir 500 kantor unit BPR dan 1,3 juta nasabah di dalamnya.

Infrastruktur dan layanan yg disediakan Telkom dalam BPR SATU adalah connectivity, cloud Services, managed application, bill payment & layanan remittance.

"Hingga akhir tahun 2013, Telkom berharap 100 pelanggan BPR dapat bergabung dalam program BPR SATU. Saat ini sudah ada 26 BPR yg sudah siap menyusul untuk bergabung dgn BPR SATU," kata Awaluddin.

Sementara itu, Ronald Waas, Deputi Gubernur Bank Indonesia, mengatakan kerja sama antara Telkom dan Perbarindo sangatlah tepat mengingat kemampuan BPR dalam penyediaan infrastruktur ICT sangat terbatas.

"Perbarindo harus dapat memfasilitasi BPR dalam penyediaan infrastruktur ICT yang berkualitas dan murah dgn melakukan sharing infrastruktur sehingga prinsip efektivitas biaya operasi bagi BPR dapat terpenuhi," katanya.

Sedangkan Ketua Umum Perbarindo Joko Suyanto sendiri mengatakan kerja sama Perbarindo dan Telkom ini merupakan langkah terobosan yang strategis untuk memodernisasi BPR dan mendorong pertumbuhan bisnis BPR itu sendiri. "Kami percaya bahwa kerja sama ini akan membawa langkah kemajuan bagi BPR di Indonesia," tuturnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar